me, my past, and my present

seperti judulnya aku akan menceritakan sedikit tentang kehidupanku saat ini maupun dimasa lalu.

aku, paggil saja ‘pig’ adalah seorang anak laki2 biasa dengan tampilan yang biasa pula. lahir di keluarga bahagia yang sangat sederhana sebagai anak bungsu dari 5 bersaudara di sebuah kota kecil di pelosok indonesia.

saat ini aku sedang menempuh pendidikan di sebuah institusi pendidikan di jakarta yang cukup terkenal di kalangan ekonomi menengah kebawah di Indonesia yang belakangan lumayan sering didengar oleh masyarakat karena beberapa kasus yang menggemparkan negara ini. ya sebut saja aku kuliah di kampus X,

kembali kemasa kecilku, aku tumbuh besar layaknya anak2 normal lainnya yang suka bermain, dan lumayan menonjol di sekolah. yang membuat aku cukup berbeda adalah aku memiliki kecenderungan menyukai sesama. ya aku seorang biseksual.

mungkin bagi mayoritas orang2 di indonesia bahkan di dunia menentang keras mengenai hal ini, tapi siapa juga yang mau dilahirkan seperti ini. aku  tak pernah menyalahkan siapapun dalam hal mengapa aku memilliki orientasi seksual yang berbeda karena dengan menyalahkan juga tak akan merubah apapun. aku mulai menerima diriku yang memiliki keanehan ini tapi tak secara gamblang mengemukakannya di depan umum.

cukup memalukan ketika bersama teman2 aku ikut menertawakan jika ada beberapa teman yang membuat lelucon2 tentang kaumku, dan bodohnya aku malah yang tertawa paling keras. menyedihkan memang,, tapi lagi2 itulahtantangan kita hidup di negara yang sudah memiliki budaya dan agama yang mengakar cukup kuat sehingga cukup sulitbagi orang2 sepertiku untuk membuka diri.

seperti yang aku katakan tadi, aku adalah seorang biseksual. aku pernah jatuh cinta dengan beberapa gadis, tapi jauh lebih mengagumi bentuk tubuh dan pesona seorang pria. sudah pernah beberapa kali menjalin hubungan dengan wanita tapi hatiku selalu merasa salah ketika menjalaninya.

akhirnya beberapa tahun yang lalu aku mulai menjelajahi dunia yang dinamakan internet dan menemukan sebuah media sosial untuk kaum2 seperti kami. disana aku bertemu banyak sekali saudara2 yang bernasib sama, dan beberapa kali menjalin hubungan agak serius dengan mereka walaupun beberapa hanya bertahan dalam hitungan bulan.

apakah aku senang dengan kondisi saat ini? ada senangnya, ada juga sedihnya. senang karena akhirnya aku bisa lebih memahami kehidupan sebagai seorang gay, bisa menjalani hubungan percintaan walaupun harus dengan kondisi sembunyi2. sedih karena terkadang kita tidak bisa menunjukkan diri kita yang sebenarnya di publik seperti bergandengan tangan ketika sedang berjalan berdua, atau bahkan ketika berada di tempat umum kita berpura seperti 2 orang sahabat, belum lagi kalau tak sengaja bertemu teman di tempat umum harus berbohong untuk memperkenalkan partner kita.

rasa bersalah juga menjalari hatiku ketika melihat orangtua ataupun saudara2ku. aku sendiri tak tahu bagaimana akhirnya nanti, apakah aku akan tetap seperti ini atau berubah. biar waktu yang menjawab.

salam

nerdypig

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s